Rabu, 02 Maret 2016

Jenis Kopi Terbaik Asli Indonesia

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki letak geografis sekaligus keadaan tanah yang subur. Hal itulah menjadi salah satu keuntungan Indonesia dalam hal memproduksi kopi. Kopi dapat tumbuh subur di daratan Indonesia sehingga Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Bahkan Indonesia juga menduduki urutan keempat dalam skala dunia sebagai negara yang memproduksi kopi untuk dunia.
Jenis-jenis kopi yang ada di Indonesia menjadikan negara tercinta kita dapat dengan mudah menembus pasar dunia. Jenis kopi tersebut berasal dari berbagai daerah. Tahukah Sobat jenis-jenis kopi terbaik yang ada di Indonesia? Kopi apa saja yang berhasil bersaing dengan kopi-kopi dari negara lain dalam pangsa pasar internasional? Berikut saya sajikan 5 jenis kopi terbaik asal Indonesia yang namanya sudah tak asing lagi di pasar global.

  • Kopi Gayo Aceh
Kopi ini tumbuh di dataran tinggi yang ada di Aceh. Dengan tempat penanaman di dataran tinggi, terbukti mampu meningkatkan kualitas biji kopi yang dihasilkan. Karena dalam hal penanaman kopi, makin tinggi dataran tempat kopi ditanam, makin tinggi pula kualitas biji kopi yang akan dihasilkan. Kopi Gayo Aceh sendiri adalah kopi yang berada pada kelas premium untuk skala dunia. Masyarakat Aceh patut berbesar hati karena kopi yang berasal dari tanah Aceh ini berhasil menembus pasar Asia, Eropa bahkan Amerika. Bukan sebuah prestasi yang biasa, melainkan luar biasa. Kopi Gayo ini dikembangkan di tiga kabupaten yang ada di Aceh, yaitu kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

  • Kopi Sidikalang
Jika kita membahas mengenai kopi, pasti jenis kopi satu ini akan muncul dikepala Sobat. Yes, kopi Sidikalang, kopi yang berasal dari Sumatera Utara tepatnya dari kabupaten Dairi. Jenis kopi satu ini ditanam di sepanjang daerah bukit barisan yang kaya akan mineral dengan udara yang sejuk dan dingin, sehingga menjadikan kopi jenis arabica ini sebagai salah satu kopi berkualitas terbaik di kancah dunia. Kopi sidikalang tumbuh di daerah tinggi vulkanik yang memiliki kadar vitamin yang tinggi. Dengan begitu kualitas yang dihasilkan pun mampu bersaing dengan kualitas dari negara lain. Kopi ini bahkan mampu bersaing dengan kopi asal Brazil. Kopi ini juga dikenal sebagai ikonnya kopi Sumatera.
 
  • Kopi Toraja
Siapa yang tak kenal jenis kopi satu ini? Kopi asal Toraja, Sulawesi Selatan ini dikenal memiliki aroma dan rasa yang khas. Rasa khasnya diperoleh dari perpaduan tanah dengan kopi itu sendiri. Aroma khas kopi Toraja ini berhasil menjadikannya sebagai kopi dengan komoditi ekspor yang menggiurkan. Kopi satu ini juga terkenal mampu menghilangkan rasa pahit dengan cepat. Hal tersebut dikarenakan oleh kandungan asam yang terdapat dalam kopi tersebut terbilang rendah. Kopi Toraja memiliki dua jenis kopi, yaitu kopi Toraja Arabika dan kopi Toraja Robusta. Kopi Toraja memiliki bentuk biji kopi yang tidak teratur yang malah memperkaya rasanya. Warnanya sendiri cokelat tua. Kopi satu ini juga sangat cocok untuk digoreng hingga warnanya gelap.
 
  • Kopi Kintamani
Tahukah Anda kalau kopi terkenal asal Kintamani, Bali ini sanggup menembus coffee shop ternama “Starbucks”? Berkat ditanam di daerah dataran tinggi, kopi asal Bali ini memiliki kualitas dan cita rasa terbaik. Kualitas terbaik dari kopi Kintamani juga berkat sistem pengairan “subak” yang terkenal di Bali sendiri. Dari hasil penelitian pada tahun 2003, 2004 dan 2006, kopi kintamani yang disangrai pada suhu sedang menunjukkan hasil sangrai yang homogeny. Aroma kopi pun memiliki kesan manis dan ada sedikit aroma rempah-rempah di dalamnya. Hal tersebut disebabkan karena tanamannya tumbuh di tanah vulkanik yang subur. Untuk urusan rasa, kopi Kintamani Bali ini tidak terlalu pahit dan tidak sepat. Hal ini karena petani Bali sangat memperhatikan tata cara pemetikan biji kopi yang mereka tanam selama panen.
 
  • Kopi Wamena
Wamena merupakan wilayah pegunungan yang berada di Propinsi Papua. Wilayah tersebut memiliki lahan yang sangat subur untuk ditanami tanaman kopi. Kopi yang sangat terkenal di daerah ini adalah kopi jenis Arabikanya. Di tanam dari biji kopi pilihan dan tata cara penanaman dan pemeliharaan secara organik, menjadikan kopi Arabika asli wamena ini memiliki jumlah peminat paling banyak di Indonesia. dan yang jelas juga menjadi salah satu kopi asal Indonesia yang sukses merambah pasar dunia.
Karena dipelihara secara organik, kopi Wamena ini sangat aman dari bahan kimia. Hal itu juga yang menjadikan kopi wamena memiliki cita rasa yang khas dan tinggi. Kopi asli wamena tidak memiliki kadar asam yang tinggi sehingga sangat aman untuk dikonsumsi siapa saja.

Sobat sudah pernah mencicipi kelima kopi kelas premium di atas? Atau bahkan kelima jenis kopi terkenal asal tanah air itu adalah minuman wajib bagi Sobat tiap harinya? Jika Sobat tertarik mencari tahu informasi selengkapnya mengenai kopi-kopi diatas Sobat bisa langsung mengklik nama-nama kopi tersebut.

Kopi Luwak

Para pecinta kopi pasti tahu dengan jenis kopi satu ini. Kopi luwak merupakan kopi yang diambil dari sisa kotoran luwak atau yang biasa dikenal dengan musang kelapa. Hewan luwak sendiri terkenal sangat gemar memakan biji kopi yang telah matang optimal menggunakan penciumannya yang tajam. Biji kopi yang sudah benar-benar matang itu dimakan tetapi tidak tercerna oleh luwak. Hal tersebut dikarenakan luwak sendiri memiliki sistem pencernaan yang sangat sederhana sehingga biji-bijian keras seperti biji kopi tidak dapat hancur dan akan keluar secara utuh bersama kotorannya.

Biji kopi yang bercampur dengan kotoran luwak inilah yang disebut-sebut sebagai kopi paling enak di dunia. Karena kopi ini memang berasal dari biji kopi yang benar-benar sudah matang dan difermentasi oleh pencernaan hewan luwak. Aroma serta rasa kopi luwak ini terasa spesial dan sempurna dikalangan para penikmat kopi di seluruh dunia. Bahkan kopi ini berhasil menjadi kopi dengan harga termahal di dunia. Mengingat proses pembuatannya yang tak lazim serta jumlahnya yang terbilang sedikit.

Kopi luwak memiliki beberapa fakta menarik yang perlu Sobat ketahui. Pertama, kopi luwak merupakan kopi rakyat jelata pada zaman penjajahan Belanda, tapi kini kopi luwak dijual dengan harga yang fantastis di pasar dunia. Kopi luwak memang pertama kali ditemukan oleh petani Indonesia yang saat itu ingin mencicipi biji kopi yang mereka tanam. Namun, Belanda yang memperkejakan mereka secara paksa tidak pernah mengijinkan mereka untuk mencicipi kopi walau hanya sebutir saja. Dari sanalah akhirnya petani tersebut memungut biji kopi yang bercampur dengan kotoran luwak. Biji kopi yang dikeluarkan dari hewan luwak karena tidak hancur dalam sistem pencernaannya. Ternyata setelah mereka menyeduh kopi tersebut menjadi minuman, mereka mendapatkan minuman yang sangat enak. Dan saat pihak Belanda mengetahuinya, Belanda merasakan sensasi yang berbeda dari kopi pada umumnya. Dari sejak itulah, para petani pun dipekerjakan untuk memproduksi biji kopi luwak. Lalu kopi luwak tersebut disebarluaskan hingga seluruh dunia dan terkenal sampai saat ini.

Kedua, Produksi biji kopi luwak sangat rendah atau sedikit. Inilah yang menyebabkan harga kopi luwak melambung tinggi. Dengan banyaknya peminat kopi luwak tapi tingkat produksinya sendiri masih rendah. Tapi kita sebagai orang Indonesia bisa berbangga hati. Pasalnya, Indonesia memproduksi biji kopi luwak paling tinggi dari negara lain.

Ketiga, kopi luwak ternyata sangat aman untuk lambung. Jadi jika Sobat memiliki masalah pada bagian lambung atau yang dikenal dengan istilah maag, Sobat tidak perlu khawatir dalam mengkonsumsi kopi luwak. Karena kopi luwak mengandung kafein yang rendah, begitu pula dengan tingkat keasamannya.
Itulah beberapa info menarik seputar kopi luwak yang sangat terkenal dipenjuru dunia. Sudah pernahkah Sobat menikmati kopi yang berasal dari hewan luwak tersebut?

Sabtu, 27 Februari 2016

Kopi Arabica Vs Robusta

Ada banyak jenis kopi yang ditanam dan memiliki kualitas terbaik di berbagai belahan dunia ini. Namun, kopi jenis Arabica dan Robusta lah yang terkenal dan paling banyak diproduksi oleh produsen kopi dunia. Bagaimana tidak? Kedua jenis kopi yang merajai pasar ini memang terbukti memiliki kualitas dan cita rasa yang tinggi dibanding kopi-kopi lainnya. Tapi, apakah Sobat sudah tahu perbedaan kedua jenis kopi ini? Kopi apa yang Sobat minum setiap hari? Mari kita kenali ciri-ciri dan perbedaan kopi Arabica dan kopi Robusta ini.

Kopi Arabica
Kopi yang suskes merajai 70% pasar kopi dunia ini tumbuh di daerah dengan ketinggian 700-1700 m dpl, dan dengan suhu 16-20 derajat Celcius, serta beriklim kering tiga bulan berturut-turut. Kopi ini memiliki banyak varietas yang tergantung pada negara, iklim, dan tanah tempat kopi ditanam. Kopi Arabica juga memiliki rasa yang berbeda-beda pada tiap-tiap varietasnya.
Kopi Arabica sendiri memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Beraroma wangi mirip campuran antara bunga dan buah.
- Hidup di aderah yang sejuk dan dingin.
- Memiliki rasa asam yang tidak terdapat pada kopi Robusta.
- Memiliki rasa yang lebih halus atau lembut.
- Memiliki body atau rasa kental saat disesap dimulut.
- Kopi jenis Arabica juga terkenal dengan rasa pahitnya.
- Bentuk biji lonjong, gepeng dan agak memanjang.
- Kandungan kafein kecil.

Sedangkan untuk pohonnya sendiri, Arabica memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
- Dapat berbuah di suhu yang dingin.
- Lebih sulit untuk dipelihara.
- Cenderung tumbuh di daratan tinggi (1000-2000m).
- Membutuhkan waktu 9 bulan untuk proses bunga menjadi buah.
- Jumlah biji yang dihasilkan lebih sedikit.
- Rentan terhadap hama dan penyakit.
- Tinggi pohon bisa mencapai 3 meter.

Dari ciri-ciri kopi maupun pohonnya, sudah jelas dapat menjawab pertanyaan mengapa harga kopi Arabica 2 bahkan 3 kali lipat lebih mahal dari kopi Robusta. Akan tetapi, meskipun harganya jauh lebih mahal, kopi Arabica tetap merajai pasar kopi dunia dengan persentase sebanyak 70%.

Kopi Robusta
Kopi Robusta merupakan keturunan dari beberapa spesies kopi terutama Coffea canephora. Pohonnya dapat tumbuh dengan baik di ketinggian 400-700 m dpl dengan suhu 21-24 derajat celcius serta dengan bulan kering 3-4 bulan berturur-turut dan 3-4 kali hujan kiriman. Kopi jenis ini memiliki kualitas dibawah kopi Arabica dan Liberika. Sama seperti Arabika, iklim, kondisi tanah, dan proses pengemasan kopi akan berbeda di tiap negaranya dan menghasilkan rasa yang agak berbeda juga.

Ciri-ciri Kopi Robusta :
- Memiliki tekstur yang lebih kasar dari Arabika.
- Memiliki rasa seperti cokelat.
- Memiliki bau khas dan manis.
- Tidak memiliki banyak karakter rasa (umumnya memiliki karakter rasa seperti kacang-kacangan).
- Berbentuk bulat utuh, ukurannya lebih kecil dari kopi Arabica.
- Kandungan kafein lebih tinggi dari Arabika, sekitar 2%.
- Cocok sebagai bahan dasar espresso atau coffee blend.

Dan ciri pohonnya sendiri adalah :
- Tumbuh di daratan rendah (700 m dpl).
- Butuh waktu 10-11 bulan untuk proses bunga menjadi buah.
- Berbuah di suhu yang lebih hangat.
- Jumlah biji yang dihasilkan lebih tinggi.
- Bentuk pohon lebih pendek hanya sekitar 1-2 meter.
- Rentan diserang serangga.
- Lebih tahan dari penyakit.

Kopi Robusta dijual lebih murah daripada kopi Arabica. Untuk pemasarannya di pasar juga hanya menguasai 30% pasar kopi dunia. Namun meskipun begitu, kopi Robusta Indonesia berhasil merajai pasar nasional. Sebagian besar diolah menjadi bahan baku produk kopi sachet dan juga kopi instan.

Nah, kopi jenis mana yang Sobat sukai?

Cara Yang Benar Menyangrai Biji Kopi


Cara Menyangrai Biji Kopi

Apakah Sobat salah satu pecinta minuman nikmat yang bernama kopi? jika iya, pernahkah Sobat mencoba untuk mengolah sendiri kopi yang akan Sobat minum? Bila Sobat ingin mencoba mengolah sendiri kopi yang hendak dikonsumsi, mulailah dari menyangrai biji kopinya sendiri. Di postingan kali ini, Saya akan memberikan sedikit cara menyangrai kopi yang sangat simple sehingga Sobat dapat mencobanya sendiri di rumah. Berikut langkah-langkahnya :

Pertama, yang harus dilakukan adalah menyiapkan perlengkapannya terlebih dahulu. Sobat dapat munggunakan kuali atau wajan yang terbuat dari baja ataupun kuali yang biasa Sobat pakai untuk memasak sehari-hari. Siapkan juga alat pengaduk yang umumnya terbuat dari kayu. Jika ingin terkesan lebih tradisional dan menghasilkan biji kopi yang lebih harum, Sobat dapat menggunakan tungku dan kayu bakar.

Nah, sebelum disangrai, pastikan dulu Sobat telah mencuci biji kopi hingga bersih sehingga tidak ada lagi kulit ari yang menempel pada biji kopi. Setelah memastikan biji kopi bersih dan siap disangrai, Sobat dapat memanaskan wajan terlebih dahulu. Setelah dirasa cukup panas, masukkan biji kopi ke dalam wajan kemudian aduk-aduk dengan pengaduk kayu agar panasnya merata.

Untuk penyangraian pertama, kopi harus disangrai dengan suhu panas yang tinggi. Tapi setelah biji kopi mulai berubah warna menjadi kecoklatan, kecilkan api agar matangnya merata. Biji kopi sangrai yang matang warnanya akan menjadi cokelat kelam. Dan biasanya, kalau biji kopi sangrai sudah matang sempurna akan mengeluarkan asap yang beraroma kopi. Usahakanlah agar jangan sampai gosong, karena akan berpengaruh pada rasanya saat dijadikan minuman.

Setelah masak, pindahkanlah biji kopi tersebut ke wadah lain yang permukaannya lebar agar suhunya cepat dingin. Setelah kopi terasa agak dingin, lanjutkan ke tahap penghalusan. Sobat dapat menggunakan blender atau jika memang punya gunakanlah mesin penghalus biji kopi. Tapi tidak masalah jika Sobat ingin menumbuknya sendiri sampai halus.

Inilah cara memasak/menyangrai biji kopi yang benar. Cara ini juga berlaku untuk kopi luwak. Gampang kan? Selamat mencoba dan semoga hasilnya memuaskan ya Sobat.

Khasiat Minuman Kopi

Kopi, tak hanya sekedar minuman yang memiliki aroma khas, ataupun minuman nikmat yang dapat Sobat jadikan teman nongkrong atau bersantai saja. Kopi juga merupakan minuman sehat dengan berbagai khasiat jika Sobat tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya. Mungkin Sobat sudah tahu kalau kopi mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. Kopi juga merupakan antioksidan yang sangat berperan penting bagi kesehatan. Tapi apakah Sobat tahu apa saja sih khasiat minuman kopi?

Khasiat Kopi:

  •  Kopi Mampu Meningkatkan Energi dan Membuat Cerdas 
Sobat pasti tahu kalau kopi mengandung kafein. Nah, kafein inilah yang mampu meningkatkan energi. Setelah meminum kopi, kafein diserap didalam aliran darah dan mengalir ke otak kita. Uji coba terkontrol pada manusia telah membuktikan bahwa kopi dapat meningkatkan berbagai aspek dari fungsi otak seperti memory, suasana hati, kewaspadaan, tingkat energi, serta fungsi umum kognitif. Kafein juga terbukti mampu meningkatkan kinerja fisik. 
  • Kopi Dapat Melindungi Anda Dari Alzheimer, Demensia dan Parkinson
Penyakit Alzheimer dan Dimensia merupakan penyakit neurodegenerative umum yang sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Tapi, penyakit ini dapat Sobat hindari dengan rajin mengkonsumsi kopi. Sebuah studi membuktikan kalau mengkonsumsi kafein dapat menurunkan resiko terkena parkinson. Bahkan dengan dua sampai tiga cangkir kopi setiap hari mampu menurunkan resiko terkena parkinson hingga 25%.
  • Kopi  Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma
Selain berfungsi untuk menunda penuaan dini pada wanita, kopi juga terbukti memiliki fungsi dalam meningkatkan kualitas sperma pada pria. Studi ini dilakukan di Brazil. Mereka menyatakan bahwa sperma pria yang rajin meminum kopi dapat berenang lebih lincah dibanding pria yang tidak pernah meminum kopi di pagi hari. 
  •  Mengobati Diabetes dan Mencegah Kanker
Ternyata kandungan senyawa dalam kopi dapat mengurangi kadar gula dalam darah. Dari hasil penelitian di seluruh dunia, terbukti bahwa kopi mampu mengurangi resiko diabetes tipe 2 sampai 50%. Mereka menduga adanya kandungan asam klorogenik dan trigonelin di dalam kopi. Selain itu, kandungan antioksidan dalam kopi juga mampu mencegah terjadinya berbagai penyakit kanker seperti kanker hati, kanker usus bahkan kanker payudara. 
  • Kopi Dapat Mengurangi Rasa Sakit Kepala
Seimur Damond, M.D dari Chicago’s Diamond Hadche Clinic telah meneliti bahwa dengan meminum kopi pekat dapat mengurangi derita sakit kepala ataupun migran ringan. Kandungan kafein yang terdapat dalam kopi inilah yang berfungsi sebagai pereda sakit kepala atau migrain ringan. 
  • Kopi Dapat Mencegah Resiko Terserang Penyakit Asam Urat dan Rematik
Dengan rutin mengkonsumsi kopi setiap hari, dapat mencegah timbulnya bengkak pada persendian karena asam urat yang mengkristal. Sedangkan untuk rematik, meminum kopi sebanyak 6 gelas perhari memiliki resiko terserang encok 60% lebih rendah.
Nah Sobat, itulah beberapa khasiat kopi yang ternyata sangat baik bagi kesehatan tubuh kita. Masih berpikir untuk tidak minum kopi? Usahakan untuk mengkonsumsi kopi sedikitnya satu cangkir sehari.


Jenis Kopi Yang Baik Bagi Kesehatan Manusia

Jenis Kopi Yang Baik Bagi Kesehatan

Tak hanya memiliki aroma yang khas dan memikat, kopi juga memiliki berbagai khasiat untuk kesehatan kita. Hal tersebutlah yang menjadi salah satu daya tarik dan alasan kenapa orang suka mengkonsumsi minuman kopi. Namun, tahukah Sobat kopi jenis mana saja yang baik untuk kesehatan tubuh kita? 
Bagi Sobat yang belum tahu jenis kopi mana saja yang baik bagi kesehatan, jangan khawatir karena kali ini saya akan menyajikan informasi mengenai tiga jenis kopi yang baik untuk dikonsumsi karena baik untuk kesehatan tubuh kita.

3 Jenis Kopi Yang Baik Untuk Kesehatan :

1.    Kopi Hitam/Murni
Kopi hitam sangat cocok bagi Sobat yang tengah menjalani proses diet atau penurunan berat badan. Kopi hitam ini juga sangat aman untuk dikonsumsi, karena dalam 1 cangkir kopi hanya mengandung 160 mg kafein, 5 kalori, kurang dari 1 gram protein, serta 0% lemak dan karbohidrat. Kopi hitam juga aman untuk kolesterol darah. Penting untuk diketahui kalau kopi hitam yang tidak ditambahkan gula dan susu sangatlah menyehatkan otak kita.

2.    Kopi Decaf
Sobat tahu apa itu kopi Decaf? Kopi Decaf adalah jenis kopi yang telah mengalami penurunan kadar menjadi level terendah melalui proses dekafeinisasi. Menurut penelitian di Amerika, perempuan yang rajin mengkonsumsi kopi Decaf memiliki resiko lebih sedikit terkena diabetes. Kopi Decaf juga mengeluarkan 9% kandungan kafein di dalam biji kopi sehingga kadar kafein yang ada di kopi decaf tidak sebanyak kopi pada umumnya.

3.    Kopi Latte
Sobat pasti tahu jenis kopi satu ini. Yup, kopi Latte adalah espresso dengan tambahan banyak susu. Secangkir kecil Latte dapat memenuhi kebutuhan kalsium tubuh sebanyak 30% perhari. Dalam secangkir latte terkandung 95 kalori, 3,5 mg lemak serta 75 mg kafein. Jadi Latte yang Sobat minum sudah mengandung lemak dan kalori. Sebaiknya Sobat tidak lagi menambahkan krim. Kalaupun Sobat ingin menambahkan krim, Sobat dapat menambahkan krim berbahan dasar kedelai atau yang rendah lemak.

Well, sekarang Sobat sudah tahu kan kopi jenis mana saja yang baik untuk kesehatan? Sobat dapat tentukan sendiri jenis kopi mana yang Sobat suka dan akan dikonsumsi. Yang jelas, apapun jenis kopinya usahakan agar tidak berlebihan dalam mengkonsumsi kopi perharinya.


Rabu, 03 Februari 2016

Kandungan Yang Terdapat Di Dalam Kopi



Siapa sih yang gak kenal kopi? Minuman beraroma wangi satu ini sangat digemari banyak orang di seluruh penjuru dunia. Bagi Sobat pecinta kopi, pastinya meminum minimal satu gelas kopi baik di pagi hari ataupun sore hari merupakan ritual wajib yang pasti dilakukan setiap harinya. Benar kan? Ibaratnya ‘Hidup tanpa segelas kopi rasanya seperti memakan sayur tanpa garam’ alias ‘hambar’ Guys.
Tapi apakah Sobat tahu sebenarnya kopi itu sendiri mengandung apa? Apa yang membuat Sobat merasa sangat tenang dan ketagihan saat meminum secangkir kopi? Di postingan kali ini, saya akan memberikan informasi penting mengenai apa saja kandungan yang terdapat di dalam kopi yang mungkin saja belum Sobat ketahui.

Kandungan Kopi
Mungkin Sobat sudah tahu bahwa kopi pasti mengandung kafein di dalamnya. Bukankah kafein itu berbahaya bagi tubuh kita? Benar. Jika dikonsumsi dalam dosis yang berlebihan. Tapi jika kafein yang dimaksudkan didalam kopi ini, tentu saja aman karena dalam dosis yang pas. Tapi tentu saja kita harus tetap membatasi banyaknya kopi yang kita konsumsi tiap harinya.

Selanjutnya, kopi juga mengandung Ethyphenol. Kandungan kopi inilah yang memberikan aroma yang khas pada kopi. Terdapat pula Quinic Acid, yang berperan sebagai pemberi rasa asam pada kopi. Jadi jangan heran jika pada saat Sobat meminum kopi, Sobat akan merasakan adanya sedikit rasa asam. Kemudian ada juga Dicaffeoylquinic Acid. Zat satu ini merupakan salah satu zat antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Perlu diketahui bahwa kopi adalah salah satu penyuplai antioksidan paling banyak dikonsumsi di dunia. Bahkan ada studi yang menguatkan bahwa kandungan antioksidan kopi paling tinggi diantara semua jenis buah dan sayuran, lho.

Berikutnya, di dalam kopi juga terdapat Acetylmethylcarbinol. Ini adalah zat yang membuat kopi terasa gurih di lidah saat Sobat meminumnya. Zat ini juga banyak terdapat pada mentega. Lalu ada juga Trigonelline, zat yang berfungsi untuk melindungi gigi. Walaupun banyak peminum kopi yang giginya agak hitam, namun zat ini mampu membuat gigi peminum kopi tidak mudah berlubang. Baru tahu kan? Selain itu kopi juga mengandung Dimethyl Disulfide, zat ini banyak dijumpai saat biji kopi masih hijau belum dikeringkan dan disangrai. Zat satu inilah yang membuat kotoran manusia berbau, mirip dengan senyawa sulfur.
Ada juga Putrescine, yaitu zat hasil pembusukan dari bakteri E.Coli. Dan kandungan kopi yang terakhir adalah Niacin. Ini adalah senyawa yang kurang baik bagi tubuh karena dapat menyerap vitamin-vitamin dalam tubuh. Dengan adanya senyawa inilah maka dianjurkan untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi kopi dalam satu harinya. Biasakan minum kopi paling banyak 3 gelas dalam sehari.